Rabu, 11 Februari 2015

KEPEMIMPINAN DAN AKHLAQ MULIA RASULULLAH SAW.

Muhammad iqbal adalah filusuf dan sekaligus penyair, tetapi apakah Nabi Muhammad Saw. telah dicerminkan sempurna dalam untaian sajaknya?. Albarjanji menghabiskan usianya untuk mengubah syair tentang Nabi Muhammad Saw. tetapi apakah ia berhasil menggambarkan semua kebesaran Rasulullah Saw.? jawabnya tidak. Manusia besar ini mempunyai pribadi yang menembus berbagai aspek kehidupan. Beliau menghimpun unsur peradaban besar dalam dirinya. Karena itu merintihlah Dr.Ahmad Muhammad Al-Hufi sebelum menulis sebagian akhlaq beliau " Ya Rasulullah, junjunganku apakah kata-kata yang tak berdaya ini mampu mengucapkan ketinggian dan keluhuranmu? apakah penaku yang tumpul ini dapat menggambarkan budi pekertimu yang mulia? bagaimana mungkin setetes air akan sanggup melukiskan samudera yang luas? bagaimana mungkin sebutir pasir akan mampu menggambarkan gunung yang tinggi? bagaimana mungkin sepercik cahaya dapat bercerita tentang matahari? sejauh yang dapat dicapai oleh sebuah pena hanyalah isyarat tentang keluhuran martabatmu, kedudukanmu yang tinggi dan singgasanamu yang agung. Karena itu banyak ahli hanya mengambil satu aspek saja dari kehidupan Nabi Muhammad Saw. Tulisan ini berkenaan dengan kepemimpinan Rasulullah Saw. Tetapi Nabi Muhammad adalah pemimpin disegala bidang. Beliau memimpin umat di masjid juga di medan pertempuran. Beliau tampak seorang psikolog yang mengubah jiwa manusia yang biadab menjadi jiwa yang memancarkan peradaban. Tetapi beliau juga kelihatan seperti seorang sosiolog yang bukan saja menyembuhkan berbagai masalah sosial melainkan juga menegakkan satu tatanan sosial yang menakjubkan. Beliau juga seorang politikus yang mempersatukan suku-suku bangsa hanya dalam waktu kurang dari 1/4 abad. Beliau juga pemimpin rohani yang mengantarkan jiwa pengikutnya kekelezatan samawiyah dan keindahan ilahiyah. Beliau juga pemimpin kaum wanita yang mengangkat kaum lemah ini dari sekedar pemuas nafsu menjadi manusia yang ' di bawah kakinya ada surga'. Beliau juga pemimpin kaum fuqoro'(fakir) dan kaum masakkin (miskin), hamba sahaya dan kaum dhuafa'.


Categories:

0 komentar:

Posting Komentar